Keyword 1

Keyword 2


Tips Panduan Menggelar Pesta Pernikahan

Pentingnya WO
Bagi Diany P. Chandra-Belladonna, yang sudah berpengalaman menyelenggarakan pesta pernikahan sejumlah keluarga penting Indonesia seperti Martha Tilaar, Grup Artha Graha, Grup Barito, Grup Batik Keris, Mabua Harley Davidson, dan Hendry Pribadi ini menekankan kepada pentingnya mengatasi kendala yang muncul saat merencanakan pesta pernikahan.

Apa saja yang umumnya menjadi kendala saat akan merencanakan pesta pernikahan?
Kendala pertama yang umum terjadi, pasangan pengantin belum tahu akan menggunakan tema atau warna apa untuk pesta pernikahannya. Belum lagi kendala lainnya yang lebih susah dari yang pertama.

Biasanya muncul dari keinginan orangtua yang berbeda dengan keinginan calon mertua. Di sinilah letak fungsi WO, tak lain adalah untuk menyatukan 3 keinginan: pengantin, calon mertua, dan orangtua.

Bagaimana cara mengatasi masalah itu?
Untuk masalah pertama, mudah. Kami cukup menanyakan tempat-tempat yang berkesan bagi pengantin. Misalnya tempat pertama kali mereka menyatakan cinta. Itu saja bisa menjadi tema pesta. Untuk masalah kedua, kuncinya tak lain harus komunikasi.

Mengapa masih banyak orang lebih memilih mengurus sendiri pernikahannya dibandingkan memakai jasa WO?
Biasanya karena alasan tidak adanya trust kepada WO. Takut harga barangnya dimahalin atau alasan lain. Padahal, semua ini bisa dibicarakan sejak awal. Banyak juga, kok, WO yang tidak menaikan harga.

Menggunakan jasa WO justru banyak kelebihannya. Pertama, pasti akan menghemat tenaga. Kedua, menghemat biaya, karena WO bisa memberi saran atau tips untuk memangkas biaya yang bisa dihemat. Ketiga, calon pengantin bisa mempersiapkan jasmani dan rohani dengan lebih matang.

Misalnya berpuasa, berdoa, perawatan tubuh, dan olah raga. Selanjutnya, keluarga dan calon pengantin juga akan terhindar dari konflik saat merancang acara pesta pernikahan, karena WO bisa menjadi penengah yang bijaksana.

Agar Tak Ada Yang Terlewatkan
Mengurus pesta pernikahan tanpa persiapan matang tentu bisa meninggalkan sejumlah kekecewaan, akibat kelalaian terhadap hal-hal kecil. Agar tak ada yang terlewat, Rina Gunawan yang sudah berpengalaman menjadi WO sejak tahun 2000 dan banyak menangani pesta pernikahan para selebritas, seperti Bunga Citra Lestari, Cici Paramida, dan Titi Kamal, memberi tips memilih WO yang oke.

Meski sudah memakai jasa WO, masih saja ada hal-hal kecil yang terlewatkan. Apa, sih, yang biasanya terlewatkan? Bagaimana mengatasinya?
Bila mengurus pesta sendiri, tentu akan terjadi hal-hal semacam itu. Biasanya WO seperti kami sudah berpengalaman dan akan meminimalisasinya.

Jam terbang kami membuat kendala-kendala tadi cepat tertangani, meski kendala itu bersifat dadakan atau baru ada ketika acara berlangsung. Caranya, dengan menyediakan orang yang bisa menampung segala macam keinginan dari sang mempelai, keluarga, maupun panitia acara pesta.

Tentu harus jeli dalam memilih WO, ya?
Memilih WO yang baik, selain melihat hasil akhir acara yang sudah pernah dikerjakan, yang terpenting juga harus diketahui, WO itu mampu membuat kedekatan kepada kliennya atau tidak. Apakah ia bekerja dengan cara kekeluargaan atau tidak. Sehingga, klien tak akan segan membuka isi hatinya agar terwujud acara yang sempurna.

Bagaimana trik memilih katering, agar para tamu puas, keluarga serta pengantin tidak malu?
Saat memilih katering, tahap awal kita harus sesuaikan dengan anggaran yang ada. Jangan lupa untuk melakukan test food, karena makanan adalah hal penting dari sebuah event.

Selanjutnya, kita lihat brand dari penyedia jasa kateringnya, mengingat profesionalitas para pelayannya juga harus teruji dan terbukti, sehingga para tamu bisa merasa puas dan yang menyelenggarakan pesta juga tidak malu.

Apa saja sih, yang bisa dijadikan tolok ukur sukses atau tidaknya pesta pernikahan?
Kepuasan bisa terlihat dari paras atau perilaku klien, baik keluarga maupun kedua mempelai. Jika mereka tampak sangat nyaman dan seolah tidak sedang merasa dalam sebuah acara, itu tandanya mereka puas dengan hasil kerja WO.

Begitu pula dinilai dari flow acara pesta pernikahan. Jika acaranya berjalan tertib dan tidak terjadi traffic, bisa dikatakan pestanya sukses. Selain itu, pertanda suksesnya acara dapat dilihat dari kebutuhan tamu dan klien, terutama masalah makanan atau katering, yang terpenuhi dengan baik.

 

Laili Damayanti

Pencarian terkait :

panduanpestapernikahan